Tampak depan outlet Chikirow (Foto: Lovita Fatihah Fijirin)
Surabaya - Di tengah menjamurnya kuliner kekinian di Surabaya, Chikirow muncul sebagai salah satu outlet jajanan yang mulai ramai diperbincangkan anak muda, khususnya mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Berdiri sejak akhir tahun 2025 ini buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam dengan menu andalan chicken roll yang paling sering diburu pelanggan. Berlokasi di area yang dekat dengan aktivitas mahasiswa.
Chicken roll milik Chikirow menjadi menu yang paling banyak diminati karena menawarkan perpaduan rasa gurih dan tekstur crispy yang cocok dijadikan camilan maupun pengganjal lapar. “Yang paling disukai sama mahasiswa dan lainnya tuh biasanya chicken roll kak, karena emang perpaduan rasanya itu balance banget,” ucap Artika (19) sebagai staff outlet chikirow. Tidak hanya mengandalkan tampilan, isian yang penuh dan bumbu yang terasa pas membuat banyak pelanggan merasa puas setelah mencoba. Hal itulah juga yang menjadikan pembeli tetap datang meski sedang tidak ada promo ataupun potongan harga dari chikirow.
“Ramainya itu di weekdays karena kan mahasiswa juga masih aktif ya kak, apalagi kalau sore hari itu udah antre yang mau beli.” Ujarnya. Banyak mahasiswa yang mampir sepulang kuliah atau sekadar membeli camilan sambil berkumpul bersama teman-teman. Suasana tersebut membuat outlet kecil ini terasa hidup hampir sepanjang hari, terutama menjelang sore hingga malam.
Menu dari Chikirow sangat beragam, Chikirow menyediakan beberapa menu lain seperti bola mozarela, lumpia udang, dan chicken drum stick. Adanya menu ini membuat pelanggan yang membeli tidak cepat bosan dan bisa mencoba menu-menu lain yang pastinya rasa yang dikemas oleh Chikirow juga sangat bisa untuk dinikmati. Konsep makanan yang praktis dengan harga yang terjangkau di kantong mahasiswa menjadi salah satu alasan mengapa outlet ini cepat dikenal.
Chikirow juga memiliki tips and tricks tersendiri untuk mempertahankan minat pelanggan. Selain sesekali menghadirkan diskon di hari tertentu, kualitas rasa tetap menjadi hal utama yang dijaga oleh outlet ini.
Rumor mengenai pemilik Chikirow yang disebut merupakan mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur program studi Ilmu Komunikasi juga ikut menarik perhatian banyak orang. Bagi sebagian mahasiswa, hal ini menjadi motivasi bagi mereka yang masih takut berjualan bahwa tidak ada salahnya jika memulai usaha kuliner sendiri dengan bermodal nekat dan optimis. Di akhir tahun 2025, Chikirow kini bahkan mulai memperluas usahanya dengan membuka cabang baru di kawasan Ketintang.
“Iya mbak, kita juga Alhamdulillahnya bisa buka cabang di daerah Ketintang yang pastinya juga dekat dengan lingkup mahasiswa dan kalangan muda lainnya,” ungkapnya. Fenomena ramainya Chikirow menunjukkan bahwa kuliner tidak selalu harus mewah untuk bisa menarik perhatian masyarakat.
Di kalangan mahasiswa, makanan dengan rasa yang konsisten, harga terjangkau, dan lokasi yang mudah dijangkau justru lebih cepat mendapatkan tempat di hati pelanggan. Dari sekadar jajanan crispy, Chikirow perlahan berkembang menjadi salah satu tempat kuliner yang ramai dibicarakan di kalangan anak muda Surabaya.
Penulis: Lovita Fatihah Fijrin (24043010012) Editor: Dimas Fajar Maulana (24043010018)
